Laba Bursa Kripto Korsel Anjlok 78%, Ritel Pindah ke Saham

Jumat, 2 Oktober 2026 pukul 05.53
Laba Bursa Kripto Korsel Anjlok 78%, Ritel Pindah ke Saham

Sumber Berita Asli

Feedberry — Bisnis, Pasar & Kebijakan Indonesia

Baca di Website Asli ↗
Laba operasional bursa kripto Korea Selatan anjlok 78% pada semester I 2026, menurut data Korea Financial Intelligence Unit (KoFIU). Penurunan ini disebabkan oleh penurunan volume perdagangan harian sebesar 44%, pengecilan kapitalisasi pasar 33%, dan penurunan simpanan denominasi won 35%. Meskipun jumlah akun pengguna yang memenuhi syarat naik sedikit, data ini menunjukkan bahwa aktivitas transaksi mengering, bukan basis pengguna yang berkurang. Fenomena ini terkait dengan perpindahan modal besar-besaran dari aset digital ke pasar saham oleh investor ritel Korea. Indeks saham KOSPI mencatatkan kenaikan lebih dari dua kali lipat dalam 12 bulan terakhir, sementara nilai aset kripto yang dipegang investor Korea turun 50,2%. Analisis menunjukkan bahwa model bisnis bursa kripto sangat sensitif terhadap siklus likuiditas, sehingga ketika volume menurun, pendapatan operasional turun jauh lebih drastis dibandingkan penjualan. Perubahan selera risiko global ini memberikan sinyal relevan bagi pasar lokal seperti Indonesia, terutama di tengah masa transisi pengawasan dari Bappebti ke OJK. Kondisi ini mengindikasikan bahwa bursa aset digital domestik berpotensi mengalami tekanan serupa jika investor beralih ke instrumen yang dianggap lebih aman atau berkinerja lebih baik. Rotasi modal ini menekankan pentingnya adaptasi terhadap dinamika pasar yang berubah secara sistematis.

Berita Terkait Lainnya