Kecerdasan buatan (AI) kini semakin mudah diakses oleh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), tidak lagi eksklusif untuk perusahaan besar. Teknologi ini memungkinkan pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan dua hingga tiga orang, seperti mendesain foto produk dan menyusun deskripsi SEO, kini dapat diselesaikan oleh satu orang. Hal ini menjadi pembahasan dalam SME DigitalFest 2026 bertema "UMKM + AI" di Jakarta. Pelaku UMKM seperti Steven dari Reka Tridi merasakan manfaat AI dalam mengoptimalkan sumber daya dengan tenaga kerja terbatas. VP & Country Manager Exabytes Indonesia, Indra Hartawan, menyatakan bahwa AI dapat meningkatkan efisiensi waktu hingga 60-70 persen, dan pelaku usaha yang mampu memaksimalkan potensinya akan menjadi pemenang.