Pengguna Gmail Wajib Waspada, Google Peringatkan Modus Penipuan Baru Berbasis AI

Minggu, 4 Oktober 2026 pukul 16.01
Pengguna Gmail Wajib Waspada, Google Peringatkan Modus Penipuan Baru Berbasis AI

Sumber Berita Asli

Aktualita.co

Baca di Website Asli ↗
Google kembali memperingatkan pengguna Gmail tentang modus penipuan baru yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membuat email phishing, panggilan telepon, dan penyamaran identitas semakin meyakinkan. Penipu sering mengaku sebagai tim keamanan Google dan mengklaim akun korban diretas, lalu meminta korban memberikan kode verifikasi atau menyetujui permintaan login. Menurut Google, AI generatif memungkinkan penipu membuat pesan yang lebih natural, personal, dan minim kesalahan, sehingga indikator phishing konvensional seperti tata bahasa buruk tidak lagi cukup. Penipu juga dapat melakukan spoofing nomor telepon dan memanfaatkan proses keamanan Google yang sah untuk memperkuat skenario mereka, termasuk memicu notifikasi resmi agar korban percaya. Google menegaskan tidak akan pernah menelepon pengguna terkait keamanan akun. Pengguna diminta tidak memberikan password, kode OTP, atau menyetujui permintaan login atas instruksi seseorang melalui telepon. Jika menerima panggilan mencurigakan, segera hentikan percakapan dan periksa aktivitas akun secara mandiri melalui Security Checkup. Meskipun Gmail memiliki perlindungan AI yang mampu memblokir lebih dari 99,9 persen spam dan phishing, serangan rekayasa sosial tetap menjadi risiko utama. Google merekomendasikan verifikasi dua langkah atau passkey, serta prinsip tidak terburu-buru, memeriksa ulang informasi, dan tidak memberikan data pribadi atau uang kepada pihak yang tidak terverifikasi.

Berita Terkait Lainnya

Pengguna Gmail Wajib Waspada, Google Peringatkan Modus Penipuan Baru Berbasis AI - Keamanan Siber - Feedify