Militer Amerika Serikat (AS) menyerang peluncur roket Iran yang tengah bersiap menebarkan ranjau di Selat Hormuz pada hari Minggu. Serangan ini mengakhiri beberapa pekan masa tenang di kawasan tersebut.
Menurut juru bicara Komando Pusat AS, Kapten Tim Hawkins, Pasukan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran terlihat sedang bersiap meluncurkan roket berisi ranjau laut ke selat perairan kritis tersebut.
Sebelum insiden ini, militer AS baru saja menyelesaikan pembersihan ranjau dari jalur pelayaran internasional. Selat Hormuz merupakan rute vital bagi seperlima aliran minyak dan gas alam cair (LNG) dunia.
AS menegaskan bahwa pasukan mereka terus memantau kawasan tersebut secara ketat dan siap melindungi kelancaran perdagangan melalui jalur perairan yang sangat penting ini.