Pascagempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur, umat Katolik di Paroki Yesus Kerahiman Ilahi, Aeramo, Kabupaten Nagekeo, melaksanakan perayaan Ekaristi di luar halaman gereja pada Minggu (30/8).
Keputusan ini diambil sebagai upaya antisipasi untuk menghindari risiko serta memberikan rasa aman bagi umat selama beribadah. Langkah pengamanan tersebut dianggap perlu mengingat masih adanya potensi gempa susulan yang dapat membahayakan keselamatan jemaat jika berada di dalam bangunan.