Terapi Sel untuk Kanker Tak Bisa Jadi Pengganti Kemoterapi

Minggu, 30 Agustus 2026 pukul 20.12
Terapi Sel untuk Kanker Tak Bisa Jadi Pengganti Kemoterapi

Sumber Berita Asli

CNN Indonesia | Berita Terbaru, Terkini Indonesia, Dunia

Baca di Website Asli ↗
Perkembangan terapi sel dalam pengobatan kanker bukan berarti menggantikan metode konvensional seperti kemoterapi. Dokter Sandy Qlintang menegaskan bahwa terapi sel imun berfungsi sebagai terapi ajuvan atau pelengkap yang memperkuat pengobatan utama. Terapi ini bekerja dengan mengambil sel imun pasien, memperkuatnya di laboratorium, lalu mengembalikannya ke tubuh untuk menyerang sel kanker. Namun, metode ini tidak bisa diandalkan sebagai solusi tunggal dan harus dikombinasikan dengan modalitas pengobatan lain yang sesuai dengan kondisi pasien. Selalin pengobatan, deteksi dini sangat krusial untuk meningkatkan peluang kesembuhan. Masyarakat dianjurkan melakukan pemeriksaan rutin seperti pap smear, mamografi, dan kolonoskopi sesuai faktor risiko masing-masing. Sandy juga mengingatkan agar masyarakat berhati-hati memilih tempat pengobatan dan menghindari terapi yang diklaim sebagai solusi tunggal. Penanganan kanker harus dilakukan oleh dokter yang kompeten di bidangnya.

Berita Terkait Lainnya

Terapi Sel untuk Kanker Tak Bisa Jadi Pengganti Kemoterapi - Gaya Hidup Kesehatan - Feedify