Pergerakan yield surat utang Indonesia pada perdagangan Senin (12/10/2026) menunjukkan variasi, dengan yield tenor pendek dan menengah turun terbatas antara 0,09 hingga 0,14 basis poin, berada di rentang 6,69% hingga 7,08%. Sebaliknya, yield tenor panjang justru naik, mencerminkan sikap hati-hati investor. Tenor acuan 10 tahun naik 2,5 bps menjadi 7,2%, tenor 11 tahun naik 3,4 bps menjadi 7,2%, dan tenor 12-40 tahun bergerak di rentang 7,22% hingga 7,26%. Kenaikan yield US Treasury yang masih bertahan tinggi di kisaran 5,23% menjadi faktor penahan utama di pasar obligasi domestik.