Gen Z di Indonesia kini mengubah prioritas keuangan, memilih menikmati kebahagiaan sekarang seperti konser dan makanan enak dibanding menabung untuk membeli rumah karena biaya hidup yang tinggi dan harga properti yang sulit dijangkau.
Andrea Rayi, 26 tahun, mengaku tidak terburu-buru membeli hunian demi menyesuaikan dengan kapasitas finansialnya. Ia mengalokasikan gaji untuk kebutuhan pokok, tabungan, dan hobi seperti menonton konser serta membeli merchandise idolanya, dengan tetap menjaga diri dari utang konsumtif.
Fadiyah Krisma, 27 tahun, juga mengalokasikan sekitar 10 persen penghasilannya untuk hiburan, termasuk tiket konser artis Kpop seperti EXO dan NCT. Baginya, menghabiskan uang untuk kesenangan adalah bentuk penghargaan diri dan tidak menimbulkan rasa bersalah.
Meski belum memiliki tabungan rumah, keduanya tetap berusaha menyiapkan masa depan melalui investasi lain seperti deposito dan pendidikan, serta berkeyakinan bahwa rezeki akan tetap datang meskipun pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari sudah menyerap sebagian besar gaji.