Sultan Malaysia dilaporkan telah membeli saham di sebuah perusahaan tambang logam tanah jarang. Langkah ini menandai masuknya tokoh kerajaan ke sektor pertambangan mineral kritis yang sedang menjadi perhatian global. Logam tanah jarang merupakan komponen vital untuk teknologi tinggi, termasuk kendaraan listrik, elektronik, dan peralatan militer. Akuisisi saham ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi ekonomi dan industri negara tersebut.