Industri data center di Indonesia membutuhkan pasokan air dalam jumlah besar untuk sistem pendingin, membuka peluang bisnis penyediaan air bagi perusahaan lokal. Pertumbuhan investasi data center meningkatkan permintaan air bersih, namun muncul kekhawatiran tentang dampak terhadap pasokan air masyarakat. Diperlukan strategi pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan, seperti daur ulang air atau penggunaan teknologi pendingin hemat air, agar ekspansi data center tidak mengorbankan kebutuhan dasar publik. Peluang ekonomi ini dapat dimanfaatkan melalui kemitraan antara operator data center, penyedia air, dan pemerintah untuk menciptakan solusi inovatif yang menguntungkan semua pihak.