Pemerintah memperkirakan kebutuhan investasi pembangunan pembangkit dan jaringan energi terbarukan (EBT) hingga 2060 mencapai US$1 triliun (sekitar Rp17.892 triliun). Hal tersebut disampaikan Deputi Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral Ellen Setiadi dalam pre-event ISF 2026, sebagai bagian dari upaya transisi energi sekaligus menunjang target pertumbuhan ekonomi 8 persen.