Aktivitas manufaktur Indonesia kembali ke zona ekspansif pada September dengan skor PMI 52,4, naik tajam dari 49,8 di Agustus. Capaian ini menjadi yang tertinggi dalam tujuh bulan terakhir atau sejak Februari.
S&P Global melaporkan bahwa peningkatan ini didorong oleh pertumbuhan permintaan produk manufaktur, dengan volume pesanan baru mencapai level tertinggi sejak Februari. Permintaan ekspor juga tumbuh positif dengan laju tercepat sejak Mei 2022.
Kenaikan PMI ini terjadi setelah sebelumnya sempat melemah akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Angka di atas 50 menandakan sektor manufaktur sedang dalam fase ekspansi.