Maryati, seorang warga Tegalwaru, Bekasi, berhasil mengubah eceng gondok yang selama ini dianggap gulma menjadi produk kerajinan bernilai jual seperti tas dan keranjang. Usaha ini berkembang pesat setelah ia bergabung sebagai nasabah PNM Mekaar dan mendapatkan pendampingan usaha. Kini produknya telah dipasarkan hingga ke Yogyakarta dan Bali. Kisah Maryati menunjukkan bahwa peluang usaha dapat ditemukan dari hal-hal sederhana di sekitar, sejalan dengan semangat pemberdayaan PNM yang tidak hanya memberikan pembiayaan tetapi juga pendampingan untuk meningkatkan kapasitas nasabah.