IHSG ditutup melemah lebih dari 2% pada perdagangan kemarin, meskipun sempat memangkas penurunan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di level 5.936,15 setelah jatuh hingga 2,7% di awal pekan ini.
Analisis teknikal menunjukkan bahwa arah pelemahan IHSG sudah terbaca sejak support parallel channel jebol pada 25 September. Kepala Research Kiwoom Sekuritas, Liza Camelia, memproyeksikan target penurunan ke level 5.715, dengan peringatan bahwa jika angka psikologis 6.000 tidak mampu bertahan, skenario terburuk bisa mencapai 5.300.
Liza menekankan pentingnya memantau level 5.810 sebagai support berikutnya. Jika level ini tembus, maka support berikutnya akan berada di kisaran 5.715 hingga 5.320.
Berita ini menyoroti ketidakpastian pasar saham yang memerlukan kehati-hatian dari investor dalam mengelola portofolio mereka.