Peraih Nobel Ekonomi 2024, James A. Robinson, menyatakan bahwa peluang Indonesia mencapai pertumbuhan ekonomi 8% sangat sulit dan langka. Menurutnya, target tersebut tidak bisa dicapai hanya dengan kebijakan instan, melainkan sangat bergantung pada struktur institusi dan tingkat inklusivitas ekonomi. Robinson menekankan bahwa pertumbuhan tinggi memerlukan reformasi kelembagaan yang mendalam serta pemerataan akses ekonomi bagi seluruh lapisan masyarakat. Pernyataan ini menjadi catatan penting bagi pemerintah dalam menyusun strategi pembangunan jangka panjang.