Tingginya kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) di industri padat karya di Jawa Barat menjadi sorotan. Salah satu faktor utama yang disebutkan adalah tingginya upah minimum di wilayah tersebut, yang dianggap membebani perusahaan. Kondisi ini memicu gelombang PHK yang signifikan di sektor industri padat karya.