Pasar energi global mengalami fenomena paradoks: ekspor minyak mentah dari Selat Hormuz telah pulih hampir normal, namun harga BBM olahan terutama diesel justru meledak ke rekor tertinggi. Data Kpler menunjukkan volume pengiriman minyak mentah dari Teluk mencapai 16,5 juta barel per hari pada September 2026, melonjak 10,5 juta bpd dibanding Maret saat konflik AS-Iran meletus. Pemulihan ini terjadi setelah Teheran sempat memblokir Selat Hormuz, namun kontrol Iran melonggar karena berbagai cara kreatif diterapkan untuk menerobos hambatan logistik.