Pemerintah Kabupaten Cirebon mengalokasikan subsidi pelatihan hingga Rp 15 juta per calon pekerja untuk program penempatan kerja ke Jepang, yang dibiayai melalui APBD. Program ini bertujuan menekan angka pengangguran dan meningkatkan kualitas SDM dengan membekali peserta keterampilan bahasa, budaya, serta etos kerja Jepang, melalui skema magang maupun Tokutei Ginou (TG).
Antusiasme masyarakat tinggi, dengan sekitar 1.400 pendaftar tidak hanya dari Cirebon tetapi juga dari Medan, Sumatra, hingga Kalimantan. Meski demikian, Pemkab Cirebon tetap memprioritaskan warga asli Kabupaten Cirebon melalui seleksi ketat.
Bupati Cirebon Imron menyatakan program ini sebagai pintu gerbang kerja layak di Jepang dan berharap pengalaman yang diperoleh dapat bermanfaat bagi daerah. Data 2025 menunjukkan jumlah penduduk Cirebon 2.413.814 jiwa dengan angkatan kerja 1.289.532 orang, di mana 93,56 persen telah bekerja dan TPT turun menjadi 6,42 persen.