PT Telkom Indonesia (TLKM) melanjutkan rencana pemisahan (spin off) segmen bisnis Wholesale Fiber Connectivity tahap kedua. Sebagai respon terhadap ketidaksetujuan sebagian pemegang saham, perusahaan menyediakan skema buyback saham. Harga buyback yang ditetapkan adalah Rp 2.290 per lembar saham, yang menunjukkan kenaikan harga dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya sebesar Rp 2.250. Keputusan ini diambil setelah TLKM menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 30 September 2026, di mana sejumlah pemegang saham menolak rencana spin off tersebut.