Bapanas telah menugaskan Bulog untuk menambah penyaluran beras sebanyak 74.180 ton. Langkah ini dilakukan sebagai strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan dan mencegah lonjakan inflasi.
Penambahan pasokan ini berupa beras SPHP (Stok Pengganti Pangan Harian) yang akan didistribusikan ke seluruh wilayah Indonesia. Distribusi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan ketersediaan pangan nasional yang cukup.
Fokus utama dari kebijakan ini adalah menjaga cadangan stok pangan agar tetap aman dan terjaga kualitasnya. Hal ini penting untuk menyerap surplus beras yang ada di pasar.
Target pemanfaatan dan penyaluran beras ini diharapkan dapat terpenuhi hingga akhir tahun 2026.