Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Saifullah Yusuf, membantah keras tuduhan adanya aliran dana korupsi sebesar Rp480 miliar ke acara tersebut. Ia menegaskan bahwa tudingan itu adalah hoaks dan kabar palsu yang merugikan internal NU.
Gus Ipul, sapaan akrabnya, menilai isu tersebut mencederai kelancaran dan hasil baik Muktamar yang berjalan transparan, terbuka, serta melalui mekanisme yang disepakati seluruh peserta. Ia meminta semua narasi bernuansa fitnah terhadap penyelenggaraan Muktamar dihentikan.
Sebagai respons, Saifullah Yusuf memastikan akan mengambil langkah hukum terhadap pihak yang menyebarkan tuduhan tersebut.