Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas di Istana Merdeka bersama sejumlah menteri untuk membahas pelayanan BPJS Kesehatan dan penguatan keuangan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pemerintah menyetujui tambahan dana Rp20 triliun untuk BPJS Kesehatan tahun ini, terdiri dari Rp10 triliun yang cair Oktober dan Rp10 triliun pada November. Menteri Keuangan Suahasil Nazara memastikan dana tersebut telah tersedia dalam APBN 2026 untuk menjamin pembayaran klaim fasilitas kesehatan. Saat ini kepesertaan JKN mencapai 285 juta jiwa dengan tingkat keaktifan 80,6 persen, sementara iuran terkumpul Rp118 triliun dan manfaat yang dibayarkan Rp132 triliun, sehingga suntikan dana diperlukan untuk menutup selisih arus kas.