Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyampaikan kepada negara-negara sekutu bahwa AS saat ini tidak berencana untuk melancarkan serangan militer baru terhadap Iran. Kedepannya, AS akan lebih berfokus menggunakan instrumen tekanan lain, termasuk pemberian sanksi.
Perubahan strategi ini dianalisis sebagai sinyal bahwa Presiden AS Donald Trump sudah lelah dengan upaya perang melawan Iran dan menginginkan konflik tersebut segera diakhiri.
Sebagai bentuk tekanan baru, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengumumkan sanksi yang menyasar lima sektor ekonomi utama Iran, yakni penerbangan, pelayaran, teknologi, emas, dan aset digital.
Selain itu, AS juga menjatuhkan sanksi terhadap lebih dari 60 entitas, individu, serta kapal yang terkait dengan Iran.