Menteri Ketenagakerjaan Yassierli membawa agenda penguatan keterampilan dan perlindungan pekerja dalam Pertemuan Menteri Ketenagakerjaan ASEAN (ALMM) ke-29 di Bangkok, Thailand.
Indonesia menekankan pentingnya persiapan tenaga kerja ASEAN menghadapi transformasi cepat akibat perkembangan teknologi, kecerdasan buatan (AI), dan digitalisasi industri. Hal ini selaras dengan deklarasi ASEAN terkait daya saing dan ketangguhan pekerja masa depan.
Selain isu kesiapan keterampilan, Indonesia juga membawa agenda perlindungan pekerja migran, khususnya di sektor perikanan serta dalam situasi krisis, dengan memperkuat kerja sama bersama ILO dan IOM.
Menaker menegaskan bahwa kerja sama ASEAN harus memberikan manfaat nyata bagi pekerja, memastikan mereka punya kesempatan meningkatkan keterampilan, mendapatkan pekerjaan lebih baik, dan tetap terlindungi di tengah perubahan.