Pengamat: Komunikasi Pemerintah Harus Ideal dan Nyaman

Minggu, 4 Oktober 2026 pukul 19.14
Pengamat: Komunikasi Pemerintah Harus Ideal dan NyamanIlustrasi (Auto-Generated)

Sumber Berita Asli

VIVA - Berita Harian Terkini, Terpopuler, Terbaru

Baca di Website Asli ↗
Konsultan Komunikasi Senior dari REQComm Strategic Consultant, Retno Kusumastuti, menilai bahwa keberhasilan komunikasi pemerintah saat ini sering diukur dengan indikator administratif semata, seperti banyaknya siaran pers atau baliho, bukan pada pemahaman dan kepercayaan masyarakat. Ia menekankan esensi komunikasi publik modern adalah kemampuan membuat kebijakan dipahami, dipercaya, dan diinternalisasi tanpa memicu gesekan psikologis. Menurut Retno, komunikasi pemerintah masih terjebak pada pola satu arah dan pendekatan birokratis-administratif yang kaku. Ia mendorong agar Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dipimpin oleh praktisi public relations profesional yang memahami manajemen persepsi dan empati sosial. Retno menyoroti bahwa Bakom sering kali hanya melakukan firefighting PR, merespons setelah isu viral, alih-alih menetapkan agenda setting melalui narasi besar program pemerintah seperti hilirisasi, ketahanan pangan, dan efisiensi anggaran. Koordinasi dengan Dinas Kominfo daerah juga sering terhambat birokrasi sehingga pesan tidak sampai ke akar rumput. Dinamika kepemimpinan Bakom yang beberapa kali berganti figur dari kalangan pengamat atau tim sukses dinilai memperlihatkan kerentanan struktural. Dominasi pendekatan politik praktis membawa corak komunikasi bernuansa political defense ketimbang public service communication yang transparan dan berbasis data.

Berita Terkait Lainnya