Kabut Asap Makin Pekat, Spanduk Protes Karhutla Terpasang di Jalan Sudirman Palembang

Minggu, 4 Oktober 2026 pukul 20.00
Kabut Asap Makin Pekat, Spanduk Protes Karhutla Terpasang di Jalan Sudirman PalembangIlustrasi (Auto-Generated)

Sumber Berita Asli

Republika Online RSS Feed

Baca di Website Asli ↗
Kabut asap tebal menyelimuti Jalan Jenderal Sudirman, Palembang, Sumatera Selatan, pada Ahad (4/10/2026). Sebuah spanduk bernada protes terhadap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terpasang di ruas jalan tersebut, mencerminkan keresahan warga terhadap kondisi yang memburuk. Kualitas udara Kota Palembang berada pada kategori berbahaya dengan indeks standar pencemaran udara (ISPU) mencapai 780 berdasarkan pantauan aplikasi ISPUnet Kementerian Lingkungan Hidup. Kabut asap mengganggu aktivitas warga dan memicu perhatian publik terhadap penanganan karhutla di Sumatera Selatan. Selain spanduk, keresahan warga juga disuarakan melalui media sosial dan petisi yang mendesak evaluasi serta transparansi penanganan karhutla. Dampak kabut asap turut terlihat pada aktivitas di Sungai Musi dan Jembatan Musi IV yang tertutup asap. Kondisi ini menjadi gambaran seriusnya masalah karhutla yang tidak hanya berdampak pada kesehatan dan lingkungan, tetapi juga menimbulkan tuntutan publik akan penanganan yang lebih baik.

Berita Terkait Lainnya