Pemerintah Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, menyiapkan lahan seluas 10 hektare untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat yang diusulkan kepada pemerintah pusat. Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan menyatakan usulan tersebut telah disampaikan ke kementerian dan kini dalam proses, dengan kesiapan lahan menjadi syarat utama.
Lahan yang disiapkan harus memenuhi persyaratan clear and clean serta ketentuan teknis, seperti akses jalan raya, jauh dari permukiman, dan aman dari banjir. Pemkot Bima terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar usulan dapat ditindaklanjuti setelah semua persyaratan terpenuhi.
Feri menilai pembangunan Sekolah Rakyat berpotensi memberi manfaat luas, tidak hanya bagi warga Kota Bima tetapi juga masyarakat Kabupaten Bima dan Dompu, serta dapat menggerakkan ekonomi sekitar. Pemkot berkomitmen menyiapkan segala kebutuhan dan berharap program ini memperluas akses pendidikan bagi keluarga sasaran di kawasan timur Pulau Sumbawa.