Pemerintah Indonesia belum berencana menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional. Menko Polkam Dudung Abdurachman menyatakan pemerintah masih mampu mengatasi situasi tersebut dan belum membahas bantuan dari negara lain bersama Presiden Prabowo Subianto.
Dudung menegaskan Presiden Prabowo sangat fokus pada penanganan karhutla dan menargetkan penyelesaian secepat mungkin. Sebelumnya, Menlu Arrmanatha Nasir telah berkomunikasi dengan Menlu Malaysia untuk menjelaskan langkah-langkah penanggulangan, termasuk penerjunan lebih dari 60.000 personel serta 48 helikopter dan pesawat untuk water bombing dan modifikasi cuaca.
Karhutla di Sumatra dan Kalimantan masih menjadi tantangan, dengan kabut asap yang mengganggu penerbangan di Bandara Ambon serta memicu Singapura mengaktifkan subsidi pengobatan bagi warganya. Pemerintah berharap hujan segera turun untuk meredakan situasi.