Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah mengoptimalkan langkah pengendalian inflasi. Data BPS per 1 Oktober 2026 menunjukkan inflasi year on year (YoY) September 2026 sebesar 3,28 persen, naik dari bulan sebelumnya 3,19 persen. Inflasi month to month juga meningkat menjadi 0,30 persen dari 0,21 persen, dipicu oleh komponen makanan, minuman, dan tembakau. Mendagri menekankan agar angka inflasi tidak melewati target pemerintah 3,5 persen demi melindungi 20 persen masyarakat terbawah. Kenaikan YoY terutama disebabkan sektor transportasi akibat naiknya harga BBM karena konflik geopolitik global. Daerah dengan inflasi tinggi diminta segera berkoordinasi dengan Badan Pangan, Bulog, dan pengusaha untuk menstabilkan harga.