Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Suyudi Ario Seto mengungkapkan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan rehabilitasi bagi narapidana narkotika sebagai solusi atas kelebihan kapasitas di lembaga pemasyarakatan (Lapas).
Ia menjelaskan bahwa kondisi Lapas saat ini sudah over capacity, dengan sekitar 80 persen tahanan merupakan tersangka atau narapidana kasus narkotika. Upaya ini menjadi fokus dalam rapat koordinasi dengan Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan untuk merumuskan kebijakan yang lebih efektif.
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menegaskan bahwa penanganan narapidana narkoba yang mendesak membutuhkan kerja sama lintas kementerian. Ia menyatakan akan menggelar rapat bersama lembaga terkait untuk merumuskan kebijakan rehabilitasi yang akan diambil pemerintah.
Selain masalah kapasitas, BNN juga akan terus menjajaki regulasi terkait peredaran narkotika cair, termasuk vape yang mengandung etomidate, yang menjadi perhatian Presiden Prabowo.