Malaysia memulai pemulangan tahap pertama 1.476 pengungsi Myanmar ke negara asal pada Selasa, sebagai bagian dari kesepakatan kedua negara untuk memulangkan 5.000 pengungsi secara sukarela dan bertahap. Perdana Menteri Anwar Ibrahim menyatakan langkah ini lebih terstruktur melalui penegakan hukum, koordinasi antarlembaga, dan kerja sama dengan Myanmar. Ia menegaskan isu pengungsi adalah warisan puluhan tahun yang membebani keamanan, sosial, dan pengelolaan Malaysia. Meski demikian, kelompok HAM memperingatkan bahwa Myanmar belum aman bagi pengungsi, sementara gesekan dengan masyarakat lokal masih sering terjadi.