Kawasan Arktik kini menjadi arena persaingan antara Amerika Serikat dan Eropa, menurut analisis Smertina. Persaingan ini berfokus pada kepentingan geopolitik dan sumber daya alam yang melimpah di wilayah tersebut. Potensi konflik terbuka antara kedua pihak disebut mungkin terjadi di kawasan ini. Analisis tersebut menyoroti meningkatnya ketegangan di Arktik sebagai titik panas baru dalam hubungan internasional.