Kementerian Kehutanan (Kemenhut) telah membuka kanal pengaduan resmi untuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) guna meningkatkan partisipasi publik dalam upaya deteksi dini. Laporan masyarakat terkait dugaan pembakaran atau aktivitas berisiko akan diverifikasi dan ditindaklanjuti oleh unit terkait di lapangan.
Langkah ini merupakan bagian dari kebijakan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni untuk memperkuat pencegahan karhutla melalui kolaborasi lintas sektor. Kemenhut menggandakan berbagai pihak, termasuk Manggala Agni, TNI, Polri, BNPB, BPBD, hingga relawan Masyarakat Peduli Api untuk bekerja sama di lapangan.
Pengendalian karhutla difokuskan tidak hanya untuk menjaga kawasan hutan, tetapi juga melindungi masyarakat dari dampak asap, gangguan kesehatan, dan risiko bencana. Pemerintah memastikan seluruh kekuatan terus bergerak bersama agar hutan tetap terjaga.
Di Kalimantan Selatan sendiri, karhutla terus meluas dengan data BPBD terbaru mencatat 1.927 kejadian, 9.167,35 hektare lahan terdampak, dan 11.179 hotspot terdeteksi.