Jembatan Darurat di Jalur Trans Sulawesi Parimo Hanya Kuat Tampung Beban 20 Ton

Senin, 31 Agustus 2026 pukul 02.30
Jembatan Darurat di Jalur Trans Sulawesi Parimo Hanya Kuat Tampung Beban 20 Ton

Sumber Berita Asli

Republika Online RSS Feed

Baca di Website Asli ↗
Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah telah merampungkan pemasangan jembatan darurat bailey di Kecamatan Kasimbar, Parigi Moutong, setelah banjir melumpuhkan jalur Trans Sulawesi. Jembatan darurat ini hanya mampu menampung beban kendaraan maksimal 20 ton. Kepala BPJN Sulteng, Bambang Reza, menyampaikan pihaknya saat ini masih fokus merapikan oprit jembatan yang tergerus dan membersihkan material longsor. Ia mengimbau pengguna jalan untuk berhati-hati karena kondisi jalan masih licin dan kapasitas jembatan sangat terbatas bagi kendaraan berat. Untuk penanganan jangka panjang, BPJN telah mengusulkan pembangunan jembatan permanen kepada Kementerian Pekerjaan Umum yang rencananya baru akan terealisasi pada tahun 2027. Pihaknya juga mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan normalisasi sungai guna mencegah banjir susulan yang dapat kembali menggerus infrastruktur. Sementara itu, Plt Kepala BPBD Parigi Moutong, Moh Rivai, melaporkan arus lalu lintas di wilayah terdampak sudah kembali normal. Pemkab kini memfokuskan upaya pada normalisasi sungai dan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga, serta memastikan tidak ada warga yang mengungsi akibat bencana ini.

Berita Terkait Lainnya

Jembatan Darurat di Jalur Trans Sulawesi Parimo Hanya Kuat Tampung Beban 20 Ton - Nasional Politik - Feedify