Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, mendorong Pemerintah Kota Bandung untuk lebih responsif terhadap keluhan masyarakat saat peringatan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216. Ia menekankan bahwa momentum ini harus menjadi evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, bukan sekadar perayaan seremonial.
Asep menyoroti pentingnya tindak lanjut cepat terhadap laporan warga tanpa harus menunggu persoalan menjadi viral. Ia juga mengkritik penertiban banner yang tidak tuntas, di mana tali yang masih menggantung dapat mengganggu estetika dan membahayakan warga.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya pelayanan publik yang ramah dan humanis, sesuai budaya 'someah hade ka semah' yang menjadi identitas Kota Bandung. Pelayanan administrasi kependudukan hingga kesehatan harus diberikan secara profesional, cepat, dan mudah.
Asep juga meminta Pemkot Bandung memperkuat harmonisasi dan sinkronisasi proyek pembangunan agar tidak tumpang tindih, yang dapat menyebabkan pemborosan anggaran dan mengganggu aktivitas warga. Ia berharap di usia ke-216, Kota Bandung semakin responsif dan tertata.