Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam acara Puncak Hari Perhubungan Nasional 2026 mengungkapkan bahwa cakupan layanan transportasi publik di Jakarta telah mencapai lebih dari 93 persen wilayah. Tingkat kepuasan masyarakat terhadap transportasi publik juga tercatat sebesar 97,5 persen berdasarkan survei Litbang Kompas. Pramono menyoroti kenaikan peringkat Jakarta dalam daftar kota dunia versi Oxford Economic, dari posisi 287 pada 2024 menjadi 140 dari 1.000 kota pada 2026, menjadikannya yang tertinggi di Indonesia.
Pengembangan transportasi massal terus dilakukan, termasuk operasional LRT Jakarta lintas Kelapa Gading-Manggarai sepanjang 12,2 km dengan 11 stasiun, yang saat ini melayani lebih dari 12 ribu penumpang per hari dengan target 80 ribu penumpang per hari. Pemprov DKI juga berencana memperluas penerima Kartu Layanan Gratis (KLG) dari 15 menjadi 21 golongan mulai 1 Januari 2027, serta menyesuaikan tarif TransJakarta dan Transjabodetabek.
Selain itu, pengelolaan transportasi laut di Kepulauan Seribu akan dialihkan ke PT TransJakarta, dan Pramono menekankan pentingnya perubahan budaya kerja Dinas Perhubungan agar lebih humanis tanpa mengorbankan ketertiban. Kepala Dinas Perhubungan DKI, Budi Awaludin, menambahkan bahwa peringatan Harhubnas 2026 mengusung tema 'Harmoni Transportasi Jakarta' yang menekankan kolaborasi antarmoda dan seluruh pemangku kepentingan.
Dalam acara tersebut juga diberikan penghargaan Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan (KITA) 2026 kepada individu dan institusi yang berkontribusi dalam membangun keselamatan dan budaya tertib berlalu lintas, dengan 768 pendaftar dan penilaian melibatkan Kementerian Perhubungan, Polda Metro Jaya, KNKT, dan Universitas Indonesia.