Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) periode 2026–2028 resmi dikukuhkan dalam prosesi yang digelar di Margasiswa I, Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin, 28 September 2026. Acara diawali dengan Misa Pelantikan dan pemberkatan yang dipimpin secara konselebrasi oleh Pastor Hans Jeharut bersama Pastor Lukas Kelwulan dan Pastor Joseph El.
Dalam khotbahnya, Pastor Hans menekankan agar pelantikan tidak berhenti sebagai seremonial, melainkan segera diwujudkan dalam kerja nyata di masyarakat. Ia menyoroti peran besar PMKRI dalam membentuk keadaban publik dan mendorong para kader menciptakan gerakan yang berdampak konkret.
Ketua Presidium PP PMKRI terpilih, Christian A. D. Rettob, menyatakan bahwa selama dua tahun masa baktinya, organisasi akan menjadikan Nota Pastoral Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) sebagai kompas pergerakan. Ia menekankan pentingnya internalisasi dan implementasi nasihat kebangsaan tersebut, serta sinergi kader dengan masyarakat melalui aksi nyata yang diimbangi kaderisasi berkesinambungan.
Pesan integritas juga disampaikan Gaudens Wodar, perwakilan Anggota Penyatu sekaligus mantan Ketua Presidium PP PMKRI 1988–1990, yang mengingatkan pengurus baru agar tidak menggadaikan prinsip perjuangan. Pastor Lukas Kelwulan turut mengimbau kader untuk memegang teguh identitas keimanan Katolik di mana pun berada.