Pemerintah mulai menguji coba program ambulans udara sebagai bagian dari upaya mempercepat evakuasi medis di daerah terpencil. Uji kesiapan dilakukan melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, setelah pemerintah merampungkan pembangunan 22 rumah sakit baru di sejumlah kabupaten/kota.
Program ini ditujukan untuk menjangkau masyarakat di wilayah yang menghadapi keterbatasan infrastruktur dan sulit melakukan evakuasi melalui jalur darat, yang selama ini memakan waktu lima hingga sembilan jam menuju rumah sakit. Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah akan menggunakan helikopter hingga pesawat berukuran kecil yang dapat mendarat di lokasi dengan fasilitas pendaratan terbatas, seperti lapangan rumput, pasir, atau pinggir sungai.
Prabowo secara khusus menyoroti risiko yang dihadapi ibu melahirkan di wilayah dengan akses jalan terbatas, yang sering kali berujung pada kematian karena tidak dapat mencapai fasilitas kesehatan tepat waktu. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan tidak ada rakyat yang tidak bisa dievakuasi saat sakit.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menambahkan bahwa pengembangan ambulans udara merupakan bagian dari penguatan layanan kesehatan pemerintah, dengan harapan dapat memperpendek jarak, mempercepat pertolongan, dan menyelamatkan nyawa hingga ke pelosok negeri.