Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palembang menyiagakan 141 armada untuk mengangkut sampah menuju fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL). Pengiriman perdana telah dimulai untuk mengelola sampah perkotaan berbasis teknologi sekaligus memanfaatkannya sebagai sumber energi.
Pengangkutan ini mencakup wilayah yang luas, melibatkan lebih dari 400 Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Palembang. Dari total timbulan sampah mencapai 1.260 ton per hari, sebanyak 960 hingga 1.000 ton dialokasikan ke bunker PSEL setiap harinya.
Untuk mendukung operasional tersebut, Pemerintah Kota Palembang berencana menambah armada pengangkut melalui APBD Perubahan 2026. Penambahan ini bertujuan mengoptimalkan distribusi sampah dan meringankan beban armada yang ada.
Kehadiran PSEL diharapkan mengubah paradigma pengelolaan sampah menjadi sumber daya bernilai, meski masyarakat tetap diimbau mengurangi produksi sampah dari sumbernya dan melakukan pemilahan untuk mendukung konsep ekonomi sirkular.