Insiden penyiraman air kemasan terhadap hakim di Pengadilan Negeri (PN) Pati telah mencoreng wibawa lembaga peradilan. Peristiwa ini bukan sekadar pelemparan air, melainkan mencuatkan dugaan suap senilai Rp1 miliar yang melibatkan oknum di lingkungan peradilan. Mahkamah Agung (MA) merespons dengan bergerak tegas untuk mengurai benang kusut kasus ini. Langkah MA diharapkan dapat mengungkap tuntas tudingan suap dan menegakkan kembali marwah hukum di PN Pati.