Pemulihan wilayah terdampak bencana Sumatra terus berlanjut, dengan 39 dari 53 kabupaten dan kota di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat kini masuk kategori normal. Direktur Kawasan, Perkotaan, dan Batas Negara Ditjen Bina Adwil Kemendagri, Dr. Amran, menyatakan akses nasional telah pulih, layanan dasar berjalan, dan aktivitas pasar kembali bergerak.
Pemerintah berkoordinasi lintas kementerian dan daerah untuk mendukung pemulihan melalui bantuan pangan, air bersih, perbaikan jaringan, dan layanan kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan ibu hamil. Pembangunan hunian tetap (huntap) menjadi fokus, dengan 1.862 unit sedang dibangun dan 2.085 unit selesai dari target 57.027 unit, sementara 20.770 unit hunian sementara (huntara) telah rampung atau 99,8 persen dari target.
Meski mayoritas daerah normal, sebelas kabupaten dan kota masih memerlukan perhatian khusus, seperti Tapanuli Tengah dan Tapanuli Utara yang menghadapi kendala infrastruktur dan administrasi. Pemerintah juga mempercepat pemulihan dokumen kependudukan seperti KTP dan Kartu Keluarga.
Kendala pembangunan huntap meliputi kesiapan lahan, kondisi geografis, dan legalitas tanah. Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera terus mengidentifikasi hambatan dan memperkuat koordinasi lintas sektor untuk memastikan kelancaran pemulihan permanen.