Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) mencapai ketinggian 6.000 kaki atau sekitar 1,8 kilometer dan bergerak ke arah barat, mencakup sebagian wilayah Selat Sunda bagian barat, Pandeglang, Banten. Informasi ini diperoleh dari citra satelit Himawari-9 dengan analisis kanal RGB.
Peningkatan aktivitas GAK mulai terlihat sejak awal Oktober 2026, dengan 14 kali erupsi tercatat pada periode 6-9 Oktober 2026. Status gunung naik dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) pada Jumat (9/10/2026) pukul 21.00 WIB.
Dengan status Siaga, Badan Geologi melarang masyarakat dan wisatawan memasuki radius 5 kilometer dari pusat erupsi. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan otoritas terkait.