Presiden Panama Jose Raul Mulino menyatakan gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang negaranya sebagai "bencana besar". Gempa terjadi dua kali dengan skala 6,6 dan 7,7, berpusat di kota terpencil Pitaloza Arriba pada Jumat (9/10).
Di Kota Panama yang berjarak sekitar 200 kilometer dari pusat gempa, warga panik dan bergegas keluar dari gedung-gedung tinggi. Video di media sosial menunjukkan air jatuh dari kolam renang di atap gedung lebih dari 20 lantai, serta jembatan di atas Terusan Panama berguncang hebat namun tetap utuh.
Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan besar. Badan Survei Geologi AS sebelumnya mencatat magnitudo 8,0, namun direvisi menjadi 7,7. Peringatan tsunami sempat dikeluarkan untuk wilayah Pasifik timur, tetapi dicabut setelah ancaman mereda.
Menteri Kesehatan Fernando Boyd menyatakan daerah paling terdampak adalah Provinsi Herrera, Cocle, dan Los Santos. Kota Tonosi di Los Santos terisolasi, dan upaya penyelamatan dilakukan melalui udara karena akses darat tidak memungkinkan.