Mata uang Iran, rial, jatuh ke rekor terendah baru pada Selasa (29/9/2026) dengan nilai tukar lebih dari 2,5 juta rial per dolar AS di Teheran. Penurunan ini terjadi hanya 27 hari setelah rekor sebelumnya 2,2 juta rial per dolar pada 2 September, dan berulang kali terjadi sejak perang AS-Israel dimulai pada Februari. Sebelum konflik, nilai tukar berada di kisaran 1,7 juta rial per dolar. Juru bicara Kemenlu Qatar, Majed al-Ansari, menyatakan Qatar dan mediator lain terus menyampaikan pesan antara Iran dan AS untuk mengakhiri konflik tujuh bulan tersebut. Perang ini juga berdampak buruk pada ekonomi global, dan musim dingin diperkirakan memperparah situasi akibat terhambatnya pengiriman energi.