Pemerintah Thailand memperkirakan banjir yang merendam Bangkok akan surut dalam dua hingga tiga hari ke depan, asalkan tidak ada hujan lebat lagi. Banjir yang melanda sejak 24 September 2026 disebabkan curah hujan ekstrem mencapai 320 milimeter, dengan kerugian finansial diperkirakan melampaui US$ 320 juta. Status bencana banjir telah ditetapkan di seluruh 50 distrik untuk mempercepat operasi tanggap darurat.
Bandara Suvarnabhumi mengalami gangguan serius pada sistem logistik bagasi, dengan ratusan bagasi masih menumpuk. Sebanyak 69 personel Angkatan Udara Thailand dikerahkan untuk membantu operasional darat Thai Airways. Thai Airways melaporkan 34 penerbangan terlambat pada Senin, bagasi dari 52 penerbangan belum terkirim, dan delapan penerbangan dibatalkan pada Selasa akibat situasi banjir dan rotasi pesawat.
Maskapai memperingatkan kemungkinan pembatalan penerbangan tambahan dan perubahan jadwal di masa mendatang. Pemerintah dijadwalkan membahas rencana jangka panjang penanganan banjir dan langkah pemulihan.