BNPB mengoptimalkan operasi modifikasi cuaca (OMC) dengan menyemaikan garam (NaCl) dari pesawat untuk memanfaatkan potensi awan hujan dalam memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat.
Operasi yang melibatkan kolaborasi BNPB, Kemenhan, BMKG, dan TNI AU ini telah menjatuhkan 2.000 kg bahan semai di wilayah Bengkayang, Landak, dan Sanggau, serta dilanjutkan di Sambas.
Langkah percepatan ini diambil menyusul lonjakan lebih dari 2.610 titik panas dan 64 titik api aktif, yang juga menurunkan kualitas udara di beberapa wilayah hingga kategori sangat tidak sehat.
Menanggulangi karhutla yang telah menghanguskan 38.310,89 hektare lahan, BNPB juga menyiagakan helikopter pengebom air dan lebih dari 2.700 personel satgas darat gabungan di lapangan.