Tren joki baca buku: Rela bayar hingga Rp1,6 juta agar terlihat pintar

Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 16.08
Tren joki baca buku: Rela bayar hingga Rp1,6 juta agar terlihat pintar

Sumber Berita Asli

Latest News

Baca di Website Asli ↗
Fenomena jasa joki baca buku viral di media sosial setelah pengguna Threads @inilindri menawarkan layanan membaca buku, membuat anotasi, hingga memotret buku agar terlihat seperti telah dibaca berkali-kali. Tarif yang dipasang antara Rp700 ribu hingga Rp1,6 juta per buku, dengan target utama orang yang ingin tampil sebagai bookworm di media sosial. Penyedia jasa mengaku layanan ini mirip ghost reader: klien mengirim buku yang malas dibaca, lalu ia akan membaca, memberi highlight dan penanda, sebelum mengembalikan buku ke pemiliknya. Ia juga menawarkan jasa foto buku untuk konten media sosial. Praktik ini pernah dijalankannya saat SMA untuk novel teenlit dan chicklit. Respons warganet beragam. Sebagian menilai ini ide bisnis unik dengan pasar nyata, sebagian mempertanyakan etika karena buku yang dianotasi digunakan untuk mengaku telah membaca sendiri. Perdebatan meluas ke budaya membaca, citra diri di media sosial, dan peluang bisnis dari perilaku pengguna internet. Psikolog Danti Wulan Manunggal menilai fenomena ini sebagai bentuk ekstrem manajemen impresi, didorong kebutuhan validasi, reward instan, tekanan sosial, dan FOMO. Ia mengaitkannya dengan teori perbandingan sosial dan konsep diri palsu, di mana pujian akhirnya diberikan kepada ilusi, bukan diri yang sebenarnya, dan berpotensi menyebabkan burnout serta perasaan hampa.

Berita Terkait Lainnya