Memiliki hobi bukan sekadar mengisi waktu luang, tetapi juga dapat meningkatkan kebahagiaan mental dan emosional. Terapis kesehatan mental Israa Nasir menyebutkan dua alasan utama mengapa hobi berdampak positif bagi kehidupan. Alasan pertama adalah hobi membuat otak mengalami kondisi 'flow', yaitu keadaan ketika seseorang benar-benar tenggelam dalam aktivitas yang dilakukan sehingga perhatian sepenuhnya tertuju pada saat ini. Kondisi ini dapat memicu pelepasan dopamin yang berperan dalam sistem penghargaan dan motivasi otak. Aktivitas seperti yoga, melukis, bermain musik, memasak, menulis, berkebun, atau olahraga dapat membawa seseorang ke kondisi flow. Berbeda dengan scrolling tanpa tujuan yang memberikan rangsangan cepat, hobi yang energizing memberikan pengalaman lebih berkelanjutan dan membantu seseorang merasa lebih bahagia.