Sebuah rumah sakit jantung baru di pinggiran Kabul, Afghanistan, yang didukung oleh Perhimpunan Bulan Sabit Merah Afghanistan (ARCS), mulai menyediakan perawatan dan operasi gratis bagi anak-anak dengan kelainan jantung bawaan. Fasilitas dengan 50 tempat tidur ini memberikan layanan diagnosis, perawatan, dan operasi tanpa biaya, menjadi harapan langka di tengah kekurangan layanan kesehatan yang parah di negara tersebut.
Rumah sakit ini telah menangani 154 anak dengan 4-8 operasi per hari, dan menerima 20-30 pasien baru setiap harinya. Kepala rumah sakit, Dr. Abdul Wali Atmanzai, memperkirakan lebih dari 100.000 anak di Afghanistan hidup dengan kelainan jantung, dan 20-25 persen di antaranya berisiko kehilangan nyawa tanpa diagnosis dan operasi tepat waktu.
Kisah Mohammad Hassan, seorang ayah dari lima anak yang menempuh perjalanan 390 kilometer dari Provinsi Jawzjan, mencerminkan betapa berharganya layanan ini. Setelah kehilangan seorang anak karena tidak mampu membiayai perawatan, ia kini membawa putrinya yang berusia tiga tahun untuk mendapatkan operasi gratis yang tidak akan pernah terjangkau oleh keluarganya.
Naz Mohammad, ayah lainnya, juga merasakan manfaat rumah sakit ini setelah biaya perawatan di rumah sakit swasta mencapai 120.000-200.000 afghani. Meski harus menunggu 6 bulan hingga 2 tahun, ia tetap berharap putrinya bisa segera dioperasi dan tumbuh sehat. Bagi para dokter, setiap operasi yang berhasil bukan hanya tindakan medis, tetapi juga mengembalikan senyuman anak dan harapan keluarga.