Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin setuju untuk melepas pasokan solar (diesel) ke pasar global guna meredam lonjakan harga bahan bakar menjelang pemilihan paruh waktu AS. Trump menyatakan pelepasan ini mencakup 2,25 juta barel pada Oktober, 3,75 juta barel pada November, serta 7,5 juta barel setelahnya, dengan total setara 22,5 juta barel. Pemerintah AS kemudian menerbitkan pengecualian sanksi (waiver) untuk bahan bakar solar Rusia agar perdagangan ini dapat dilakukan. Langkah ini diambil sebagai strategi pemerintah untuk mengatasi kenaikan harga energi yang memengaruhi pasar domestik dan global.